Semarang, Jatengnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir akan terjadi secara merata di Jawa Tengah mulai 3 hingga 7 April 2025.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo, wilayah Indonesia saat ini terpantau mengalami gangguan atmosfer yang menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Jawa Tengah.
Baca juga : Pemkab Temanggung Siagakan Warga Hadapi Cuaca Ekstrem
Dinamika atmosfer terkini menunjukkan aktifnya sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Pulau Jawa.
Sirkulasi siklonik membuat angin Baratan menguat dan membentuk daerah pertemuan angin (konvergensi) dan belokan angin (Windshear) di wilayah Jawa Tengah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi.
Baca juga : BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Jateng 6 Maret 2025
“Seperti banjir, banjir bandang, dan longsor, serta melakukan upaya mitigasi bencana,” imbuhnya. (03)