25 C
Semarang
, 4 April 2025
spot_img

Momen Idul Fitri Tokoh Lintas Agama Jateng Tekankan Pentingnya Kebersamaan

Semarang, Jatengnews.id – Momentum perayaan Idul fitri sangat terasa saat para tokoh lintas agama Jateng saat menghadiri Open House Idul fitri 1446 H yang digelar Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Wisma Perdamaian, Semarang (31/03/2025).

Uskup Agung Semarang, Romo Robertus Rubiyatmoko mengatakan bahwa Idul fitri yang dirayakan oleh umat muslim menjadi momentum tepat untuk refleksi dan memaknai kebersamaan sebagai bangsa Indonesia.

Baca juga : Seni sebagai Katalis Moderasi Beragama

“Kami sangat berterima kasih karena boleh membangun persahabatan dengan teman-teman dan saudara sekalian, serta bersama-sama membangun bangsa ini dalam kebersamaan. Kita bisa menciptakan bangsa ini yang adem ayem, di mana kita bisa tinggal bersama sebagai saudara,” katanya.

Kebersamaan itu, lanjut Romo Rubiyatmoko, telah membuat toleransi antarumat beragama di Jawa Tengah maupun Indonesia sangat luar biasa. Bahkan Paus Fransiskus saat berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu terkesan dengan masyarakat yang sangat bersaudara dan akrab.

Romo Rubiyatmoko berharap kepada Gubernur Ahmad Luthfi untuk meneruskan suasana baik yang tercipta. Kemudian dikembangkan sehingga masyarakat semakin padu, satu, dan guyub rukun.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, Tanto Harsono. Ia berterima kasih bisa ikut merayakan Hari Raya Idulfitri bersama umat muslim. Ia yakin Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin dapat membawa Jawa Tengah lebih guyub dan lebih maju.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jawa Tengah, Tri Wahono, menyampaikan Idulfitri tahun ini hampir bersamaan dengan Hari Raya Nyepi. Toleransi dan kebersamaan di Jawa Tengah semoga selalu terjaga dan dirawat dengan baik.

“Kita harus merawat bersama dan menjadikan pimpinan itu tauladan bagi kita semua. Harapan ke depan Jateng menjadi tauladan bagi kita semua,” katanya.

Adapun Ketua Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Jawa Tengah Pendeta, Yosua Wardoyo menegaskan, pada momentum perayaan idul Fitri ini menjadi momentum terbaik untuk seluruh umat beragama di Indonesia, dalam mengembangkan sikap persaudaraan, saling menerima, dan menghormati dalam menjalankan kebebasan beragama di Indonesia.

Pernyataan dari para tokoh lintas agama tersebut selaras dengan makna Idulfitri bagi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Luthfi mengatakan, idul fitri merupakan momen untuk refleksi bersama dalam rangka menyucikan diri.

Baca juga : Doa Bersama Lintas Agama, Nana Sudjana Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Serentak

“Mari bersama-sama dengan seluruh anak bangsa, khususnya masyarakat Jawa Tengah, untuk membangun diri untuk pembangunan Jawa Tengah. Terutama dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045,” imbuhnya. (03)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN