Semarang, Jatengnews.id – Arus mudik pada H-2 lebaran Idulfitri 2025 diperkirakan ada potensi bakal terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang masuk Semarang.
Sebelumnya telah disampaikan oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa puncak arus mudik di gerbang tol (GT) Kalikangkung bakal terjadi pada Sabtu pagi hingga siang.
Baca juga: Jelang H-4 Lebaran, GT Kalikangkung Belum Ramai
Namun berdasarkan pantauan dari pukul 06:00 – 13:00 WIB, pagi tadi kondisi GT Kalikangkung masih dalam kondisi ramai lancar dan belum terjadi antrean panjang.
Selama tujuh jam ini, kendaraan yang melintas berjumlah 20.257 atau berkisar perjamnya 2.800 kendaraan melintas.
Meskipun demikian, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sonny Irawan menyampaikan, bahwa kondisi arus lalu lintas di Cikatama pada dini hari hingga pagi tadi, berada di angka 5.000.
“Hari ini tanggal 29 Maret 2025 untuk di wilayah jalan tol trans Jawa Tengah kami melihat dinamika bangkitan arus dari wilayah barat menuju ke wilayah kami cukup tinggi dan stabil,” ungkapnya Sabtu (29/3/2025).
Sebelumnya, dirinya menyebutkan pada Jumat (28/3/2025) kemarin, di Tol Cikatama itu berkisar perjamnya 3.000 – 5.000 kendaraan.
“Kalau yang hari ini tadi traffic nya dari mulai dari jam 1 dini hari sampai dengan jam 1 siang tadi itu traffic nya stabil terus menerus. Kalikangkung juga mengalami kenaikan 3.000 selama tiga jam berturut-turut diantara jam 10 sampai jam satu siang,” paparnya.
Melihat situasi tersebut, pihaknya tetap berupaya melakukan one way lokal guna mengantisipasi kenaikan arus mudik.
“Kami tetap memberlakukan one way lokal dari GT Kalikangkung – wilayah Bawen 442. One way lokal ini kami lakukan untuk mempersiapkan atau menyikapi kondisi bangkitan arus dari wilayah barat masuk ke wilayah Jawa Tengah,” ujarnya.
Untuk one way lokal ini, kiranya bakal dilakukan secara bertahap bergantung pada kondisi arus lalu lintas dan kondisi jalur arteri supaya tidak terjadi penumpukan.
Baca juga: One Way Nasional Belum Diberlakukan, GT Kalikangkung Masih Lancar
“Karena masyarakat yang akan menuju ke Jakarta, tentunya dengan one way lokal di Semarang ABC ini tidak bisa masuk ke wilayah tol sehingga harus melintasi jalur arteri ataupun aglomerasi yang dari Semarang pun otomatis mereka tidak bisa masuk tol jika diberlakukan one way lokal di tol Semarang ABC,” jelasnya.
“Jadi kesimpulannya memang ada sedikit peningkatan di tanggal 29 ini,” jelasnya.
Perihal kapan puncak arus mudik Jateng, Sonny mengaku masih belum mengetahuinya dan menunggu pantauan arus kendaraan selama 24 jam di GT Kalikangkung. (Kamal-02)