
Demak, Jatengnews.id – Anggota kepolisian serta Bhayangkari Polres Demak mendapatkan sosialisasi penyuluhan hukum dari Polda Jateng, Selasa (25/02/2025).
Adapun, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum guna menunjang profesionalisme anggota Polres Demak dalam bertugas.
Baca juga : Polres Demak Tangkap Kurir Sabu di Sayung
Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kabidkum Polda Jateng, Kombes Pol. Johanes Setiawan Widjanarko, yang hadir bersama timnya. Materi utama yang disampaikan meliputi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Nasional serta tata cara penggunaan senjata api bagi anggota kepolisian.
Dalam pemaparannya, Pembina Mugiarti menjelaskan pentingnya pemahaman terhadap KUHP Nasional yang baru.
“KUHP yang baru membawa banyak perubahan dalam sistem hukum kita. Oleh karena itu, sangat penting bagi anggota kepolisian untuk memahami setiap pasal yang ada agar tidak terjadi kesalahan dalam penegakan hukum,” ujarnya.
Sementara itu, Kompol Subroto menegaskan bahwa penggunaan senjata api harus sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Senjata api bukan sekadar alat, tetapi juga tanggung jawab besar bagi setiap anggota kepolisian. Penggunaannya harus sesuai dengan peraturan yang berlaku dan hanya dalam kondisi yang benar-benar diperlukan,” tuturnya.
Senada, Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha, menekankan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja anggota kepolisian.
Baca juga : Pelaku Pembunuhan di Mijen Demak Diancam Hukuman Mati
“Kami berharap seluruh personel memahami dan menerapkan materi yang disampaikan dalam tugas sehari-hari. Pemahaman hukum dan tata cara penggunaan senjata api yang baik akan menunjang profesionalisme serta tanggung jawab anggota di lapangan,” pungkasnya. (Sam-03)