
Semarang, Jatengnews.id – Gen Z adalah generasi yang penuh dengan pilihan serta kemudahan, mereka adalah generasi yang harusnya lebih pintar karena memiliki banyak akses ditangannya.
Kendati demikian, mereka lemah dalam hal kontrol atau mendali. Pasalnya, mereka mudah terombang-ambing dengan banyaknya informasi yang mereka tak mengerti apakah ini benar atau salah.
Baca juga : Inisiatif Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Tanam Bunga Hias di Balai Desa, Siap Sambut Berbagai Acara
Syafii Effendi Motivator muda sekaligus President of Organization of Islamic Cooperation (OIC) Youth Indonesia menyampaikan bahwa ada tiga hal penting yang harus dirubah para generasi muda saat ini.
“Mereka harus mengganti pola pikir yang lebih positif, kedua memilih teman yang sama sama ingin berkembang dan ketiga merubah kebiasaan dan perilaku buruk,” katanya dalam Seminar ASEAN Youth Movement 2024 di Balairung Kampus UPGRIS Semarang, Minggu (24/11/2024).
Menurutnya, karakter bullying adalah akar semua persoalan anak muda hari ini. Karakternya lemah sekali, jadi makin kesini makin ga ada nyali, makin kesini makin rapuh.
Sementara itu, Danang Giri Sadewa Konten Kreator menjelaskan menilai bahwa Gen Z takut memulai, takut salah, takut mencoba.
“Itu karena dia sudah kepikiran yang jelek-jelek dulu. Kira-kira aku mulai begini nanti dihujat sama teman-temanku gak ya, dia udah berpikir negative thinking dulu, akhirnya dia ga berani mulai. Tapi kalau sudah mulai sekali terus dia dapat respons positif dari orang lain dia bakal tetap jalan,” ujarnya.
Ia menegaskan konten senggol kampus bukan untuk saling menjatuhkan, tetapi saling berkompetisi menjadi lebih baik dalam kualitas pendidikan.
Baca juga : Angkat Potensi UMKM Desa Munding, Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Ciptakan Logo Jamu Tradisional
“Sekarang itu marketingnya udah beda, harus disesuaikan dengan generasi zaman sekarang ya, Gen Z atau Gen Alpha yang pasti punya banyak prespektif gitu. Kalau kita pendekatannya masih pendekatan lama, ya bakalan ditinggal,” imbuhnya.
Sebagai informasi International Seminar ASEAN Youth Movement 2024 bertemakan Membangun Mentalitas Pemuda Indonesia Unggul dan Berdaya Saing Global yang digelar DPD Wirausaha Muda Nusantara (Wimnus) Provinsi Jawa Tengah ini juga menghadirkan sejumlah motivator seperti Danang G Sadewa, Education Influencer. Anas Hameeyae, Chairman of Islamic Youth Thailand dan Shakira Amirah, Mapres 3 Nasional, The Winner of Class of Champions. (03)