26 C
Semarang
, 2 April 2025
spot_img

Program Sanitasi Jateng Terus Meningkat dan Disambut Positif Warga

Program sanitasi di Jateng terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Selain itu program ini juga disambut positif warga.

Semarang, JatengNews.id – Program sanitasi di Jateng terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Selain itu program ini juga disambut positif warga.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, persentase rumah tangga dengan akses terhadap sanitasi layak pada 2023 mencapai 85,20%, naik dari 84,37% pada 2022.

Kenaikan signifikan terlihat di perdesaan, dari 84,79% pada 2022 menjadi 86,49% pada 2023, sementara di perkotaan tetap stabil di angka 84,04%.

Baca juga: Akses Sanitasi Dasar dan Rumah Layak Huni Jadi Prioritas Program di Jateng

Meski ada kemajuan, tantangan untuk memastikan akses sanitasi dasar merata di seluruh wilayah Jawa Tengah masih menjadi pekerjaan rumah.

Namun demikian, persoalan sanitasi juga menjadi perhatian pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi-Taj Yasin Maimoen.

Pasangan ini mendapat dukungan penuh dari relawan Garuda Nusantara 08 Indonesia Emas, yang memiliki fokus pada isu pemenuhan sanitasi dasar.

Ketua Garuda Nusantara 08, Agus Suryo Winarto, menyebut program jambanisasi yang telah ia jalankan sejak 2014 sejalan dengan visi Luthfi-Yasin.

“Kami mendukung pasangan ini karena mereka sepakat menjadikan pemenuhan sanitasi dasar sebagai prioritas pembangunan,” ujarnya saat mendampingi Luthfi meninjau pembangunan jamban gratis di Kampung Tambakmulyo, Kota Semarang, Jumat (15/11/2024) lalu.

Agus menekankan bahwa pemenuhan akses sanitasi dasar bukan sekadar kebutuhan lokal, tetapi juga bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Salah satu poin utama dalam SDGs adalah memastikan masyarakat memiliki akses air bersih dan sanitasi layak.

Baca juga: Akses Sanitasi Dasar dan Rumah Layak Huni Jadi Prioritas Program di Jateng

“Sanitasi layak menjadi fondasi untuk mendukung program kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting dan penyediaan makan bergizi gratis,” tegas Agus.

Sebagai langkah awal, di Kampung Tambakmulyo, relawan telah membangun jamban gratis untuk 21 rumah tangga. Agus berharap Luthfi-Yasin dapat memperluas program ini ke seluruh Jawa Tengah.

“Ini akan terus kami kampanyekan, baik ke pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah, agar sanitasi layak tuntas untuk seluruh masyarakat Jawa Tengah,” tambahnya. (01)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN