Semarang, Jatengnews.id – Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah baru saja meresmikan sebuah dojang dan mess terpadu yang diberi nama ‘Subroto’ di Cangkiran, Mijen, Semarang belum lama ini.
Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan atlet taekwondo yang tidak hanya mempersiapkan mereka untuk Pekan Olahraga Nasional (PON), tetapi juga untuk kompetisi lainnya sepanjang tahun.
Baca juga: Kekuatan Dinda Putri Sukses Bawa Cabor Taekwondo Raih Medali Emas di Ajang AUG 2024
Dojang yang dibangun di atas lahan seluas 18 x 40 meter ini mampu menampung sekitar 50 atlet, dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung latihan dan pengembangan kemampuan. Akses jalan menuju dojang juga baru saja diperbaiki, memudahkan atlet dan pelatih dalam beraktivitas.
Ketua Umum Pengprov TI Jateng, Alex Harijanto, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas ini merupakan hasil kerja keras dan gotong royong dari seluruh pengurus.
“Kami ingin taekwondo di Jawa Tengah tidak hanya dipandang sebelah mata. Dengan fasilitas ini, kami siap mempersiapkan atlet sebaik mungkin,” jelas Alex belum lama ini.
Saat ini, Pelatihan Atlet Jangka Panjang (Pelatda) sudah dimulai di dojang ini, di mana sejumlah atlet muda potensial tengah digembleng. Alex mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang telah diraih pada PON XXI Aceh Sumut 2024.
Pada PON XXI Aceh Sumut 2024, taekwondo Jateng berhasil mengumpulkan 4 medali emas, 3 perak, dan 5 perunggu, menempatkan mereka sebagai juara umum kedua setelah Jabar.
“Target kami di PON mendatang adalah meraih lebih banyak medali emas. Kami percaya dengan dukungan dan fasilitas yang ada, hal itu bisa terwujud,” tambahnya.
Tak hanya dojang, Alex juga memaparkan rencana untuk membangun GOR yang dapat digunakan oleh berbagai cabang olahraga. GOR ini diharapkan dapat memperkaya ekosistem olahraga di Jawa Tengah dan mendukung pelatihan atlet secara lebih luas.
Namun, pembangunan GOR sempat terhenti akibat keterbatasan dana. Alex menjelaskan bahwa dana yang seharusnya dialokasikan untuk GOR telah digunakan untuk persiapan PON, termasuk pelatda dan try out ke Korea.
“Kami berharap KONI Jateng bisa membantu untuk mengganti dana yang telah dikeluarkan,” harapnya.
Baca juga: Pengurus Baru Perbasi Kota Semarang Dilantik
Dengan fasilitas baru yang ada, Pengprov TI Jateng berharap dapat terus mencetak atlet berprestasi dan membawa nama baik provinsi di kancah nasional dan internasional. Alex menutup pernyataannya dengan optimisme,
“Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk olahraga taekwondo di Jawa Tengah.”
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, pengurus dan atlet siap berjuang untuk masa depan yang lebih cerah di dunia taekwondo.(02)