Beranda Daerah Kenaikan Harga Bahan Pangan Bawa Kota Semarang Alami Inflasi 1,85 Persen

Kenaikan Harga Bahan Pangan Bawa Kota Semarang Alami Inflasi 1,85 Persen

Badan Pangan Nasional (Bapanas) lakukan sidak di Pasar Johar Semarang 1 Juli 2024. (Foto : Dok Pemkot Semarang)

Semarang, Jatengnews.id – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut selama bulan Agustus 2024 Kota Semarang terjadi inflasi year on year (y-on-y) Kota Semarang sebesar 1,85 persen.

Adapun Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kota Semarang sebesar 105,1.

Baca juga : DJP Jawa Tengah I Menangkan Sidang Pra Peradilan Lawan Wajib Pajak di Semarang

Kepala BPS Kota Semarang, Fachruddin Tri Ubajani  Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sembilan indeks kelompok pengeluaran.

“Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,93 persen; kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,11 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/jasa restoran sebesar 3,03 persen; kelompok transportasi sebesar 2,20 persen,” katanya dikutip Selasa (03/09/2024).

Sedangkan dua kelompok pengeluaran mengalami deflasi/penurunan indeks, yaitu kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,72 persen dan kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,19 persen.

Baca juga : Hadir di Semarang Prodia Healthy & Fun With Community Budayakan Olahraga dan Check-up Rutin

“Tingkat deflasi month to month (m-to-m) dan tingkat inflasi year to date (y-to-d)
Kota Semarang bulan Agustus 2024 sebesar 0,04 persen dan 0,75 persen,” katanya. (03)

Exit mobile version