Semarang, Jatengnews.id – Setelah muncul putusan MK dan Baleg DPR RI batal menganulir putusan tersebut, Pilkada atau Pilgub Jateng berpotensi muncul poros baru.
Poros baru yang dimaksudkan, yakni dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dikabarkan bakal maju dalam Pilgub Jateng, setelah aturan pilkada partai tidak harus memiliki kursi 20 persen kursi DPRD atau 25 persen perolehan suara partai.
Pada peta sebelumnya, digadang-gadang Pilgub Jateng bakal terjadi pertarungan antara dua jendral atau tiga jendral. Yakni Ahmad Luthfi dari poros Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan Andika Perkasa dari poros PDIP.
Baca juga: KPU Karanganyar Tetapkan 712.723 Pemilih di Pilgub dan Pilkada
Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Sudaryono, diketahui telah mengumumkan secara resmi dirinya bakal mengusung Luthfi dan Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasi, Jumat (23/8/2024) kemarin.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, juga diketahui telah menyatakan bakal mengusung Andika, meskipun sampai sekarang belum ada keputusan resmi.
Tak mau kalah dari kalangan santri, PKB diketahui bakal mengusung jendral santri yakni Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf. Pernyataan tersebut, dibenarkan oleh Ketua Desk Pilkada PKB Jateng, Hudallah.
Hudallah menyatakan, selain membuat poros baru, pihaknya juga telah menentukan calon wakil yang mendampingi Gus yusuf.
“Pilgub kita akan berlayar sendiri, PKB maju Gus Yusuf sebagai Gubernur dengan wakil Gubernurnya Crazy Rivh Grobogan,” ucapnya saat dihubungi awak media.
“Kita sudah jadi poros alternatif lah diantara dua pertarungan itu (PDIP dan KIM). Kita ingin datang sebagai alternatif,” imbuhnya.
Meskipun kabar ini telah ramai diperbincangkan, dirinya menyebutkan situasi ini memang masih belum pernyataan resmi atau masih menunggu rekomendasi.
“Rekomendasi tanggal 26 Agustus 2024. Ini juga dari beberapa kabupaten menghitung kembali apakah ada yang bisa untuk maju secara mandiri sesuai keputusan MK,” ungkapnya.
Terpisah, Sekretaris DPW PKB Jawa Tengah (Jateng), Sukirman menyatakan, dirinya memang telah mencari nama yang bisa mendapingi ketuanya untuk maju Pilgub Jateng. “Kita tengah menginventaris nama-nama bakal calon wakil gubernur yang bisa dipasangkan dengan Gus Yusuf, salah satunya Joko Suranto,” katanya.
Baca juga: Kaesang Gagal Maju Pilgub Jateng, Golkar Cari Sosok Religius Pendamping Luthfi
Bahkan, dirinya juga menyatakan, jika tidak ada putusan MK mereka sudah menjalin kerjasama dengan partai PKS yabg kiranya kursinya lebih dari cukup sesuai aturan Pilkada sebelumnya.
“Kami akan melaporkan ke Ketum Gus Muhaimin di sela-sela agenda Muktamar du Bali. Karena pas berkumpul dengan DPC PKB se jateng, ada potensi kita resmikan pasangan ini di Bali. Lalu pulang dari muktamar kita daftar ke KPU,” ungkapnya. (Kamal-02)