28 C
Semarang
, 1 April 2025
spot_img

Tim II KKN UNDIP Lakukan Inovasi Semprotan Serai, Solusi Alami untuk Cegah Demam Berdarah di Desa Purwodadi

KKN UNDIP beri inovasi semprotan serai, solusi alami cegah demam berdarah di Desa Purwodadi.

Purwodadi, JatengNews.id- Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro 2023/2024 beri inovasi semprotan serai, solusi alami untuk cegah demam berdarah di Desa Purwodadi.

Kegiatan berlangsung di MI Yakti Purwodadi Dusun Blembeng, Desa Purwodadi.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Bunga Embun Pagi, mahasiswi KKN dari program studi Kimia, Fakultas Sains dan Matematika.

Sebagai alternatif yang lebih aman dan alami, Bunga menyebarluaskan informasi serta mengedukasi mengenai penggunaan serai sebagai semprotan anti nyamuk.

Serai, atau yang juga dikenal dengan nama Cymbopogon, mengandung minyak atsiri dengan komponen utama seperti sitronela dan geraniol yang efektif mengusir nyamuk.

Baca juga: Mahasiswa Tim II KKN UNDIP Lakukan Penyuluhan Sabun ‘Eco Clean’ Alternatif Sabun Murah dan Ramah Lingkungan

Penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri dalam serai dapat menghalangi kemampuan nyamuk untuk mendeteksi bau tubuh manusia, sehingga mengurangi kemungkinan gigitan.

Pembuatan semprotan anti nyamuk dari serai cukup sederhana. Dengan mencampurkan ekstrak minyak serai dengan air dan sedikit alkohol, kita dapat menghasilkan semprotan yang efektif dan aman digunakan, bahkan pada kulit anak-anak.

Anak-anak di MI Yakti Purwodadi juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap semprotan anti nyamuk ini. Terhitung selama 17 hari menjalankan KKN, sudah tiga kali dilakukan pengenalan semprotan anti nyamuk ini dan diterima baik di ketiganya.

Langkah ini tidak hanya mengurangi risiko paparan bahan kimia berbahaya tetapi juga memberikan solusi yang ramah lingkungan dan mudah diakses oleh semua kalangan.

Pengenalan daun serai sebagai anti nyamuk diterima baik oleh masyarakat, khususnya para ibu di Desa Purwodadi.

Bunga menjelaskan, di Desa Purwodadi kasus demam berdarah dengue (DBD) mulai ditemukan, terutama di kalangan anak-anak, mengundang kekhawatiran besar masyarakat dan perhatian pemerintahan desa yang langsung sigap mengarahkan masyarakat untuk mencegah penyakit ini.

“Baru saja ada kabar, salah satu anak di Dusun Blembeng terjangkit demam berdarah,” terang salah satu kader kesehatan di Dusun Blembeng.

Saat posyandu dusun diadakan ‘Berantas Demam Berdarah dengan Semprotan Anti Nyamuk Alami Berbahan Dasar Serai.’

Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, dengan gejala seperti demam tinggi, nyeri sendi, dan ruam yang bisa sangat menyiksa dan berpotensi fatal jika tidak ditangani dengan tepat.

“Kewaspadaan terhadap demam berdarah harus ditingkatkan, terutama bagi orang tua dengan anak kecil,” ucap Bunga.

Lebih lanjut bunga menjelaskan, lingkungan bersih dan bebas genangan air adalah langkah awal pencegahan. Sayangnya, banyak yang masih bergantung pada penggunaan obat nyamuk berbahan kimia untuk melindungi keluarga dari gigitan nyamuk.

Penggunaan obat nyamuk berbahan kimia memang efektif dalam jangka pendek, namun tidak tanpa risiko.

Beberapa bahan kimia dalam obat nyamuk, seperti DEET (N,N-Diethyl-meta-toluamide), dapat menyebabkan iritasi kulit, gangguan pernapasan, dan bahkan masalah kesehatan yang lebih serius jika digunakan dalam jangka panjang atau pada dosis tinggi. Terlebih lagi, anak-anak dengan kulit yang lebih sensitif sangat rentan terhadap efek samping ini.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan bahaya demam berdarah dan alternatif alami untuk pencegahannya, diharapkan kasus demam berdarah di Desa Purwodadi bisa ditekan.

Semprotan serai, sebagai solusi alami, memberikan harapan baru dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warga khususnya anak-anak dari ancaman penyakit yang disebabkan oleh nyamuk.

Baca juga: KKN UIN Walisongo Adakan Pelatihan Desain Logo untuk UMKM di Kelurahan Pedalangan

Demikian informasi mengenai tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro 2023/2024 beri inovasi semprotan serai, solusi alami cegah demam berdarah di Desa Purwodadi. (07)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN