
Boyolali, JatengNews.id- Upaya menekan angka stunting di Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Desa Candi menggelar pelatihan bagi Kader Posyandu melalui acara “De Best: Desa Bebas Stunting” bersama dengan mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro dan petugas puskesmas.
Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Desa Candi Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali pada Kamis (25/08/2024).
Kegiatan ini berfokus pada penguatan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Keluarga Berencana (KB), dan Pemberdayan Pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis bahan lokal untuk mencegah stunting.
Kepala Desa Candi, Warsito dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran kader posyandu dalam memberikan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat, terutama ibu hamil, bayi, dan balita. Harapannya, pembekalan ilmu dan keterampilan yang memadai dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan efektif.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh petugas puskesmas mengenai posyandu ILP yang akan dijalankan secara efektif tahun depan.
Lalu, pemberian materi mengenai macam-macam KB yang dapat digunakan oleh para kader posyandu yang hadir dalam acara tersebut. Selain itu, terdapat pemberian materi berupa tata cara pengisian buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) untuk memantau perkembangan kesehatan bagi ibu dan bayi.
Setelah penyampaian materi dari petugas puskesmas, mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro memberikan materi mengenai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam bentuk kue talam jagung yang disampaikan oleh Widaad Afiifah dan Ervina Melia Damayanti.
Pemilihan jagung sebagai bahan dasar kue ini karena jagung adalah salah satu komoditas utama dari Desa Candi sehingga dapat memudahkan warga Desa Candi untuk membuat olahan kue talam menggunakan jagung sebagai bahan dasarnya.
Selain itu, jagung memiliki kandungan gizi yang cukup untuk membantu tumbuh kembang anak. Pemaparan materi dilanjutkan dengan penjelasan resep pembuatan kue talam jagung pembagian kue talam jagung kepada kader posyandu.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, kader posyandu dapat lebih optimal dalam menjalankan tugasnya.
Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan posyandu dan menurunkan angka stunting di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.
Baca juga: Tim II KKN UNDIP Lakukan Optimalisasi Peran TPK sebagai Garda Depan Pencegahan Stunting
Demikian informasi mengenai Pemerintah Desa Candi menggelar pelatihan bagi Kader Posyandu melalui acara “De Best: Desa Bebas Stunting” bersama dengan mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro dan petugas puskesmas.