Semarang, Jatengnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kumpulkan enam orang Kepala Dinas dan geledah empat Kantor Dinas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Kamis (18/7/2024).
Selama enam setengah jam Tim Penyidik KPK melakukan penggeledahan, kantor Dinas Sosial (Dinsos) menjadi lokasi pertama, selanjutnya Bapedda, Kominfo dan Disperkim.
Baca juga : Dua Hari Diperiksa KPK, Pelayanan Kantor Balaikota Semarang Berjalan Normal
Selain melakukan penggeledahan, Tim penyidik KPK juga mengumpulkan Kepala Diskominfo Sunarto, Kepala Dinsos Heroe Soekendar, Kepala Distaru Irwansyah, Kepala BKPP Joko Hartono, Kepala Disperkim Yudi Wibowo dan Plt Kepala DLH Diah Suparningtias.
Enam Kepala Dinas atau ASN ini, dikumpulkan di gedung Moch Ihsan lantai 8. Semua proses penyidikan tersebut selesai sekitar pukul 16:30 Wib dan terlihat KPK membawa beberapa koper dan kardus.
Kepala Disperkim, Yudi Wibowo yang juga ikut diperiksa menyebutkan, bahwa ada beberapa catatan atau berkas yang diminta oleh Tim Penyidik KPK.
“Ada beberapa catatan yang dibawa,” ucap Yudi hasil penggeledahan di Kantor Disperkrim Kota Semarang, Kamis (18/7/2024).
Ia menyebutkan, bahwa ada beberapa pertanyaan yang diperikan kepadanya perihal pekerjaan-pekerjaan yang telah ditangani oleh Disperkim Kota Semarang.
“Iya (terkait proyek), ya kayak gitulah Disperkim kan urusannya itu,” ungkapnya kepada Jatengnews.id.
Sementara saat ditanya perihal keberadaan Walikota Semarang Hevearita G Rahayu dimana ia mengatakan, tidak mengetahuinya.
“Saya tidak tahu. Kami belum (kordinasi dengan Mbak Ita). Kita komunikasi terakhir hari Minggu (14/7/2024) ketika menerima audiensi dari temen-temen PPDB yang SMP 1,” paparnya terakhir melakukan komunikasi.
Pasalnya, proses penyidikan dari KPK RI di lingkungan Pemkot Semarang ini akan terus berlanjut.
“Masih (pemeriksaan lanjutan) kita konfirm aja gitu. Jadi ini gimana ceritanya, ini gimana ceritanya. Tapi tidak di BAP ya, ini konfirmasi,” jawabnya perihal kenapa Kepala Dinas dikumpulkan KPK.
Sementara itu, Tim Penyidik KPK masih belum ada yang memberikan keterangan hingga proses penyidikan berakhir. Terlihat ada satu orang Kepala Dinas yang ikut mobil KPK yakni Plt Kepala DLH Diah Suparningtias.
Baca juga : KPK Akui Geledah Rumah Wali Kota Semarang Mbak Ita
Alasan kenapa Diah mengikuti mobil tersebut sebagai apa, masih belum diketahui. Selain itu keberadaan Wali Kota Semarang yang akrab dipanggil Mbak Ita, juga belum diketahui posisinya. (Kamal-03)