Karanganyar, Jatengnews.id – Anggota Komisi II DPR RI Paryono mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar yang telah melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Karanganyar.
Paryono meminta kepada KPU melalui petugas pendaftaran pemilih (Pantarlih) secara detail.
Baca juga: Ajukan Pengunduran Diri, KPU Jateng Tetapkan 4 Caleg Terpilih PDIP
“Saya minta agar coklit dilakukan secara detail. Petugas harus mendatangi satu persatu warga. Jangan sampai ada warga yang tidak terdaftar sehingga mereka tidak dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada mendatang,”ujarnya.
Sementara itu, Komisioner Divisi Data dan Informasi KPU Karanganyar, Devid Wahyuningtyas, menyatakan, dalam Pilkada mendatang, sebanyak 2.673 petugas akan diterjunkan untuk melakukan Coklit di seluruh Karanganyar.
Devid menjelaskan, meski dilakukan Coklit, dinamika kependudukan terus berlangsung. Terutama untuk melihat adanya pemilih pemula dan perpindahan penduduk.
“Coklit kita lakukan, untuk mastikan, semua warga yang memiliki hak pilih terdaftar dan dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada mendatang,”katanya.
Terpisah, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Karanganyar, Ikhsan Nur Isfiyanto menegaskan, tahapan Coklit merupakan tahapan menjelang Pilkada yang sangat krusial.
Baca juga: KPU Karanganyar Lantik 531 Anggota PPS
Dikatakannya, Bawaslu akan melakukan pengawasan untuk memastikan seluruh warga terdata sebagai pemilih dalam Pilkada mendatang.
“Kami tetap mendampingi petugas melakukan Coklit. Kami akan memastikan seluruh warga terdaftar,”tandasnya. (Iwan-02).