27 C
Semarang
, 1 April 2025
spot_img

Kelompok Perguruan Pencak Silat Bentrok, Belasan Pelaku Diamankan

Solo, Jatengnews.id – Sebanyak 12 orang pelaku yang berasal dari salah satu  perguruan silat di Kota Solo, diamankan Sat Samapta Polresta Surakarta.

Kedua belas pelaku yang berhasil diamankan adalah tiga orang warga Karanganyar NTW (22) , ZAP (17), MR (18), delapan orang warga Solo inisial MPW (14) , DPNS (20) , RFI (20) ,  YAF (18)  , SW (19) , A ( 19) , FRA (15)  FAJ (24)  dan seorang warga Wonogiri inisial ARI (19).

Baca juga: Ngeri Ibu Polwan Bakar Suami Yang Juga Polisi

Para pelaku diamankan di Mapolresta Surakarta, untuk dimintai keterangan.

Para pelaku diamankan karena terlibat bentrok dengan warga depan makam Bonoloyo, Kelurahan  Joglo,  Kecamatan Banjarsari kota Surakarta, Minggu dini hari (23/06/2024) dinihari.

Kapolresta Surakarta Kombes.Pol. Iwan Saktiadi,  melalui Kasat Samapta Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo, menyampaikan, para pelaku  diamankan  pada saat Tim Sparta melaksanakan patroli wilayah.

Menurut Kasat Samapta , saat patroli, tim menerima informasi jika di  Kelurahan Joglo, tepatnya di Jalan Sumpah Pemuda, depan makam Bonoloyo, ada  sekelompok salah satu perguruan pencak silat bentrok dengan warga setempat.

Mendapatkan informasi tersebut, Tim Sparta langsung  menuju ke lokasi dan sesuai informasi dari pelapor, sampai di lokasi kelompok perguruan pencak silat melarikan diri.

“Setelah dilakukan  pengejaran, rim mengamankan sebanyak dua belas orang,”jelasnya.

Kasat Samapta mengungkapkan, bentrokan berawal saat anggota perguruan silat itu seang melakukan tradisi pendadaran. Saat melintas di depan makam Bonoloyo anggota perguruan silat bertemu dengan pengendara sepeda motor. Saat itu, salah satu helm pengendara terdapat stiker perguruan silat lain.

“Karena berbeda perguruan, para anggota perguruan silat ini mengejar pengendar motor hingga ke pemukiman warga. War kemudian mengamankan satu anggota perguruan silat dan pengendara sepeda motor,”terangnya.

Baca juga: Polresta Surakarta Salurkan Zakat Fitrah

Dikatakan Kasat Samapta, mengetahui salah satu rekannya diamankan warga,  kemudian menyebar informasi ke kelompok perguruan silatnya melalui whatsap bahwasanya yang bersangkutan saat ini sedang disandera oleh warga setempat. 

“Menerima informasi jika salah satu anggota perguruan silat diamankan warga,

 kelompok perguruan pencak silat mendatangi pemukiman warga yang mengamankan temannya sehingga terjadilah bentrok antara perguruan pencak silat dengan warga,”ungkapnya.(Iwan-02)

Berita Terkait

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

BERITA PILIHAN