Purbalingga, Jatengnews.id – Pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Purbalingga, didorong untuk terus membangkitkan sektor pariwisata, budaya, termasuk ekonomi kreatif. Ide dan konsep yang apik, sangat dinantikan pemerintah kabupaten, demi mendongkrak perekonomian masyarakat.
Hal itu disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga, Mukodam, saat Sarasehan Sinergitas Membangkitkan Sektor Pariwisata, Budaya, Dan Ekonomi Kreatif, di objek wisata Golaga Purbalingga, belum lama ini. Dia berharap pertemuan tersebut menjadi ajang diskusi yang menampung segala aspirasi, ide, serta konsep para pelaku wisata, budaya, dan ekraf, yang dibutuhkan untuk kemajuan sektor tersebut.
Baca juga : Pemkab Purbalingga Bakal Perbanyak Pentas Seni Budaya Lokal
Diakui, ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Terlebih, kunjungan wisata di kabupaten tersebut terus menunjukkan tren peningkatan. Pada 2022, tercatat 1.038.000 kunjungan wisata ke Purbalingga, dan berada pada urutan 16 di Jawa Tengah.
“Sedangkan untuk tahun 2023 merangkak naik, dengan total kunjungan wisata sejumlah 2.483.000, dan menjadi urutan delapan di Jawa Tengah,” terang Mukodam dikutip dari laman resmi Pemprov Jateng Senin (03/06/2024).
Ditambahkan, peran para pelaku pariwisata, baik itu pemilik objek wisata, biro wisata, budaya dan pegiat di bidang ekonomi kreatif, menjadi hal yang penting dalam kemajuan sektor ini. Pemkab akan berkomitmen dalam pengembangan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif, namun yang terpenting adalah sinergitas dari para pelakunya.
“Seberapa pun anggarannya dicukupi tapi kalau pelaku ekonomi kreatif, pariwisata, dan budaya tidak berbenah diri untuk menarik wisatawan, tentu tidak ada artinya. Maka inovasi dan sinergi adalah hal yang sangat penting,” ujar Mukodam.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga HR Bambang Irawan menyatakan, melihat animo yang luar biasa di Kabupaten Purbalingga, maka pariwisata dan ekonomi kreatif tidak akan sulit untuk bisa terbang lebih tinggi.
“Purbalingga dengan kekayaan budayanya harus dipertontonkan melalui festival. Dan kami akan support dengan anggaran. Yang terpenting pelaku wisata dan budaya bisa teropeni (terbantu) dengan baik,” ujar Bambang.
Baca juga : Pembangunan 3 Jembatan Masuk Dalam RPJPD Purbalingga 2025-2045
Ia berharap, dengan adanya pertemuan tersebut, mampu memberikan dampak yang baik terhadap kemajuan Kabupaten Purbalingga. Bambang juga mendorong agar pelaku ekraf tidak merasa pesimistis, dengan menyampaikan masukan dan saran, yang nantinya akan ditindaklanjuti bersama dengan pihak-pihak terkait. (03)