
Karanganyar, Jatengnews.id – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia lebih intensif memperkenalkan konsep perbankan syariah masyarakat dan pelaku usaha kecil dan menengah.
Salah satunya, dengan menggelar Seminar Nasional Sharia Finance Gomes To Campus bertema Peran Keuangan Syariah Dalam Mendukung Akselerasi Keuangan Inklusif Bagi Pemuda Perempuan dan Pelaku UMKM.
Seminar yang digelar di Kampus Umuka Solo tersebut diikuti ratusan mahasiswa dan pelaku UMKM.
Deputy Koordinasi Makro dan Keuangan Menko Perekonomian, Ferry Irawan mengatakan, seminar digelar sebagai salah satu upaya memberikan edukasi keuangan inklusif bagi pemuda dan pelajar, perempuan dan pelaku UMKM.
Dijelaskan Ferry, program pembiayaan dari perintah yang diharapkan bisa membantu UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan yang mudah.
“Kita ingin membuka akses seluas luasnya kepada para pelaku usaha untuk mendapatkan pembiayaan ang mudah dan murah,”jelasnya.
Dikatakan Ferry, untuk memudahkan akses pembiayaan tersebut, pihaknya lebih mengenalkan Perbankan Syariah.
“Kementerian juga memiliki program edukasi atau literasi masyarakat. Baik untuk yang konvensional maupun syariah. Yang kita dorong untuk syariahnya. Kita juga akan berdiskusi dengan OJK untuk meningkatkan literasi,”terangnya.
Baca juga: Balai Litbang Agama Semarang Sosialiasi Penguatan Moderasi Agama Bagi Guru SMA dan SMK di Jogja
Sementara itu, Rektor Umuka Solo, Muh Samsuri memberikan apresiasi terhadap seminar nasional di universitas yang dipimpinnya.
“Seminar ini akan menambah wawasan para mahasiswa dan masyarakat mengenai dunia perbankan syariah,”katanya. (Iwan-02).